Indahnya Islam
Islam dan Nabi Muhammad diturunkan
ke bumi untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam, bukan hanya kaum muslim saja. Islam
bertujuan untuk menciptakan keadilan & perdamaian di muka bumi. Sebagaimana
telah disebutkan dalam Al-Qur’an:
“Dan tiadalah
kami mengutus kamu (Muhammad) melainkan untuk rahmat bagi alam semesta”
(QS.Al-Anbiya:107)
Allah tak hanya membolehkan umatnya
untuk gaul dan berkawan dengan kaum non-muslim, tetepi juga senang apabila kaum
muslim berbuat baik & adil terhadap mereka.
Perlu diketahui, kaum non-muslim
dibagi menjadi 2 golongan:
1. Pemeluk Agama Watsaniyah (Berhala)
Seperti kaum majusyi (penyembah berhala) dan kaum shabiah (penyembang bintang)
2. Pemeluk Agama Samawi atau Kitabiah
Seperti kaum nasrani dan yahudi, Al-Qur’an menyebut mereka ahlul kitab
1. Pemeluk Agama Watsaniyah (Berhala)
Seperti kaum majusyi (penyembah berhala) dan kaum shabiah (penyembang bintang)
2. Pemeluk Agama Samawi atau Kitabiah
Seperti kaum nasrani dan yahudi, Al-Qur’an menyebut mereka ahlul kitab
Qordhowi memeparkan kedudukan kaum
ahlul kitab dalam islam. Islam memperbolehkan memekan sembelihan mereka dan
menganggap makanan mereka adalah halal dan baik. Islam juga memperbolehkan
muslim mengawini wanita-wanita ahlul kitab.
“Makanan
(sembelihan) orang-orang yang diberi al-kitab itu halal bagi kamu, dan
makananmu halal pula bagi merka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang
menjaga kehormatan diantara orang-orang yang diberi al-kitab sebelum kamu”
(QS.Al-Maidah:3)
(QS.Al-Maidah:3)
Dalam hubungan kaum muslimin dan Negara
Islam, maka kaum nonmuslim dibagi dua lagi, yaitu:
1. Al-Muharibuun
Adalah orang-orang non-mulim yang memusuhi dan memerangi kaum muslim. Mereka boleh diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an. Seperti tak boleh berlaku curang, tak boleh berlaku sadis pada mayat mereka, dan tak boleh membunuh anak dan wanita.
2. Al-Masaalimun dan Mua’hidun
Ini adalah kaum yang berdamai dan mengadakan perjanjian . Kaum ini dibagi 2 lagi, yaitu:
a. Non muslim yang mengikat janji dengan batas waktu tertentu.
b. Non muslim yang mengikat waktu untuk janji ataupun batas waktu tertentu. Kelompok ini disebut ahlu zimmah.
1. Al-Muharibuun
Adalah orang-orang non-mulim yang memusuhi dan memerangi kaum muslim. Mereka boleh diperangi dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an. Seperti tak boleh berlaku curang, tak boleh berlaku sadis pada mayat mereka, dan tak boleh membunuh anak dan wanita.
2. Al-Masaalimun dan Mua’hidun
Ini adalah kaum yang berdamai dan mengadakan perjanjian . Kaum ini dibagi 2 lagi, yaitu:
a. Non muslim yang mengikat janji dengan batas waktu tertentu.
b. Non muslim yang mengikat waktu untuk janji ataupun batas waktu tertentu. Kelompok ini disebut ahlu zimmah.
Dalam ensiklopedi uhkum islam,
dipaparkan berbagai hal tentang hak dan kewajiban ahli zimmi. Hak-hak kaum
zimmi adalah:
1. Hak perlindungan
2. Jaminan hari tua & kemiskinan
3. Kebebasan agama
4. Kebebasan bekerja & berusaha
5. Jabatan & pemerintahan
1. Hak perlindungan
2. Jaminan hari tua & kemiskinan
3. Kebebasan agama
4. Kebebasan bekerja & berusaha
5. Jabatan & pemerintahan
Redaktur
ISMA
Pondok Pesantren Al-Basyariyah
Pondok Pesantren Al-Basyariyah



0 komentar:
Posting Komentar