The Great Kholifah In You “Hypnotic Goal Setting, Mencapai Pribadi sukses” Bersama Mukhtar Widjaya
Menjawab
salam itu dapat menunjukan bahwa seseorang itu berbakat/tak berbakat. Dan
gagasan ini dikeluarkna setelah observasi di 80 negara dunia.
Orang
yang berbakat itu tak akan takut apabila bercengkrama dengan masalah. Karena,
masalah itulah yang akan menjadi kesuksesan di masa depan. Karena, ia
mengetahui bahwa orang yang besar itu adalah orang yang dapat masalah besar dan
dapat melewatinya. Contohnya saja adalah Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah orang
yang memiliki banyak sekali masalah. Dalam melaksanakan da’wahnya untuk Allah
dan agama Islam, beliau memiliki banyak sekali masalah. Mulai dari menyiapkan
strategi untuk meluaskan da’wah islam, sampai menghapsapi orang non-islam yang
ingin sekali unutk membunuh Nabi Muhammad dan menjatuhkan agama islam. Dan
masalah-masalah itulah yang menjadikan Rasululloh sebagai orang besar di dunia.
Bahkan, Michael Heart, menyatakan dalam bukunya yang berjudul “orang-orang yang
berpengaruh di dunia” bahwa Rasululloh adalah orang no.1 yang dapat mengubah
dunia menjadi lebih cerah.
Tekadang,
orang yang memiliki masalah berusah untuk lari dari masalah. Perbuatan ini
adalah kesalahan besar. Karena,. Dari masalah itu kita dapat belajar dan
akhirnya dapat dapat menjadi lebih baik di msasa yang akan dating. Allah pun,
apabila mengangkat seseorang ataupun suatu kaum, pasti melalui perantara
masalah. Apabila, orng tersebut dapat melalaui dengan sabar dan tawakkal, Insya
Allah, orang tersebut bias menjadi lebih baik dan dianaikan derajatnya oleh
Allah. Allah pun tak akan menurunkan suatu masalah kecuali, dengan kemampuan
orang tersebut untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Dan
untuk menjadi seorang yang besar pun, anda harus mencoba sesuatu yang saru.
Berani mencoba. Apabila percobaan tersebut belum menuahkan hsil,cobalah dan
lanjutkanlah. Dan ingatklah suatu konsep bahwa “Impossible Is Nothing”. Tak ada
yang tak mungkin di dunia ini. Segala sesuatu yang dialakukan denagan niat dan
tekad yang kuat akan menghasilkan hasil yang luar biasa. “Where Is a Will,
There Is a Way” begitulah kata pepatah.
Sebenarnya,
tak ada alasan bagi seseorang untuk menjadi seorang yang gagal. Karena, bagi
orang yang sukses, ada 3 konsep yang dapat menjadikannya orang besar.
Konsep-konsep tersebut adalah:
1. Menjadi orang yang no.1 dan yang terbaik
2. Menjadi orang yang terpilih
3. Menjadi orang yang berbeda.
1. Menjadi orang yang no.1 dan yang terbaik
2. Menjadi orang yang terpilih
3. Menjadi orang yang berbeda.
Suadah
sering terjadi, orang yang memiliki kekurangan selalu menjadi minder dan
mengucilkan diri dari orang lain. Yang akhirnya dapat menjadikannya sulit
sekali untuk maju. Tapi, apabila kita melihat Aziz Gagap, dengan kelebihannta
untuk meniru oarng gagap, ia bisa menjadi orang besar dan sukses. Padahal, dia
bukanlah orang yang terpilih ataupun orang yang terbaik. Dia memilih untuk
menjadi orang yang berbeda, orang yang unik dan juga kreatif.
Satu
hal penting lagi yang harus kita ingat dan realisasikan. Bahwa, janganla kita
mengatakan “You Can’t” pada diri kita sendiri. Karena, semua yang kita ucapkan
adalah do’a. maka, katakanalah “You Can”, apabila kita memang
bersungguh-sungguh menjalani suatu hal.
Tahukah
anda tentang believe system? Yah..
believe system adalah alam bawah sadar manusia yang mana dapat menjadikan
kebiasaan dan adat seseorang. Semua yang kita ucapkan dan kita lakukan itu akan
masuk ke dalam believe system. Apabila anda mengatakan “You Can”, anda pasti
bias untuk melakukan itu. Meskipun dengan jangka waktu yang lama. “Man Jadda
Wajada”. Barang siapa yang bersungguh sungguh, maka ia akan mendapatkan
keinginannya kelak.
Ternyaa,
ada 2 faktor yang mempenaruhi kemajuan seseorang:
1. Dengan siapa ia berteman
2. Buku apa yang ia baca
1. Dengan siapa ia berteman
2. Buku apa yang ia baca
Mulai
dari sekarang, don’t say “I Can’t”, but you have to say “I Can”. Dan ingatlah,
taka da yang tak mungkin di dunia ini. Apabila anda ada diposisi nol saat ini,
janganlah ragu untuk meju seribu langkah kedepan. From Zero to Hero.
Redaktur ISMA
Al-Basyariyah
Al-Basyariyah




0 komentar:
Posting Komentar