Tauhid Ilmu Fisika
Mengulas sedikit tentang teori freemason. Pada zaman dahulu, ratusan
bahkan ribuan tahun yang lalu, umat islam pernah mengalami masa keemasan.
Pencipta sekaligus penemu aljabar, Al-Khawarizmi. Kitab beliau sangat
fantastik. Dialah yang menciptakan Arabic Numberic, seperti 0,1,2 ,3, 4,……
Pencipta ilmu kedokteran atau bapa kedokteran dunia, Ibnu Sina. Beliaulah yang menciptakan Ensiklopedi Kedokteran, atau yang dulu sering disebut dengan Al-Qonun Fi Al-Tibb. Dan kitab ini sudah menjadi rujukan bagi dunia, khususnya bagoi Universitas di Eropa. Maka, janganlah heran apabila kita pergi ke Universitas Eropa, terdapat foto Ibnu Sina yang terpampang jelas di Auditorium.
Pencipta ilmu kedokteran atau bapa kedokteran dunia, Ibnu Sina. Beliaulah yang menciptakan Ensiklopedi Kedokteran, atau yang dulu sering disebut dengan Al-Qonun Fi Al-Tibb. Dan kitab ini sudah menjadi rujukan bagi dunia, khususnya bagoi Universitas di Eropa. Maka, janganlah heran apabila kita pergi ke Universitas Eropa, terdapat foto Ibnu Sina yang terpampang jelas di Auditorium.
Maka dari itu, janganlah kita heran
dengan adanya kota Dubai yang memiliki supermarket terbesar di dunia, yang
menurut orang setempat kita dapat tersesat apabila baru pertama kali masuk ke
dalamnya, dan juga hotel tertinggi di dunia, Burj Kholifah.
Dan jangan heran pula, apabila
ilmu-ilmu eksak, seperti kimia dan fisika adalah salah satu pembuktian akan
adanya kekuasaan Allah.
Mari kita ambil contoh dari teori matematika
dan fisika.
Dari teori matematika kita mengetahui
bahwa hasil dari satu dengan nol adalah tak terhingga. Angka satu kita
analogikan dengan dzat yang Maha Tunggal dan dzat Maha Esa, ialah Allah SWT.
Dan angka nol sendiri, kita analogikan dengan dzat yang tak memiliki apa-apa,
tak berdaya di depan Allah SWT, yaitu manusia.
1 ÷ 0 =
̴
dengan: 1= analogikan dengan dzat yang Maha Tunggal
0= analogikan dengan dzat yang tak berdaya
dengan: 1= analogikan dengan dzat yang Maha Tunggal
0= analogikan dengan dzat yang tak berdaya
Jadi, apabila nikmat Allah dibagikan
ke seluruh manusia, berapapun jumlahnya, maka nikmat itu tak akan pernah habis.
Karena, nikmat Allah itu tak terbatas.
Contoh
yang kedua kita ambil dari teori Keppler, yang diciptakan oleh Johanes Keppler.
Beliau menyatakan bahwa matahari akan menyapu luas yangsama dengan waktu yang
sama, atau dirumuskan dalam teori
Fisika: Luas yang sama = Waktu
yang sama
Luas yang sama ÷ Waktu yang sama = ̴ (konstan)
Luas yang sama ÷ Waktu yang sama = ̴ (konstan)
Hasil konstan inilah yang
menyatakan bahwa dunia ini ada yang mengatur, ialah Allah SWT, dzat yang Maha
Mengatur. Apanila hasil pembagian ini bukan konstan, itu menandakan bahwa dunia
ini taka da yang mengatur. Dan apabila dunia ini tak ada yang mengatur, maka
dunia ini tak akan seperti sekarang ini.
Luthfi Fauzi
Redaktur ISMA Al-Basyariyah
Redaktur ISMA Al-Basyariyah


0 komentar:
Posting Komentar